Manusia selalu menunjukkan minat yang besar pada organ tubuhnya. Kekhawatirannya tentang organ tetap konstan bahkan jika dia menjadi tua. Bagi pria, pentingnya organ ini tidak dapat disangkal karena inilah yang mengidentifikasi kejantanan mereka, dan membuat mereka percaya diri memiliki organ vital utama pria. Pria harus menyadari fakta bahwa seiring bertambahnya usia, organ mereka juga menua, dan saat mereka melemah, organ mereka juga menjadi lemah. Jika kita memahami bagaimana penuaan mempengaruhi penis, kita dapat lebih berhati-hati untuk mencegah organ kita kehilangan karakteristik utamanya.

Seiring bertambahnya usia, tingkat testosteron turun, dan ketika tingkat hormon ini turun dalam tubuh kita, kita membutuhkan lebih banyak waktu untuk terangsang, vitalitas pria membutuhkan lebih banyak waktu untuk mencapai ereksi dan orgasme. Apalagi, berbeda dengan usia yang lebih muda, waktu pengisian ulang atau ‘gairah kembali’ juga akan lebih lama. Saat kita melewati usia 40, produksi air mani kita mulai menurun, dan kualitas ereksi juga mulai turun. Selain itu, dalam banyak kasus, prostat membesar yang melemahkan aliran urin dan dapat menyebabkan komplikasi lain.

Saat pria melewati periode seksual utama, 30 tahun dalam banyak kasus, organ pria mengalami beberapa perubahan signifikan. Kepala penis berangsur-angsur kehilangan warnanya karena aliran darah yang berkurang, dan kerontokan rambut kemaluan dapat diamati dalam beberapa kasus. Jika seorang pria kelebihan berat badan, dan seiring bertambahnya usia, organ itu kehilangan ketebalan dan panjangnya. Penurunan ukuran bisa reversibel bila disebabkan oleh penambahan berat badan, tetapi tidak bila disebabkan oleh penuaan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika Anda melihat pengurangan ukuran, karena itu hanya terjadi karena berkurangnya aliran darah.

Ketika kami mengatakan bahwa penuaan mempengaruhi penis, yang kami maksud adalah bentuk batang dan sensitivitas organ secara keseluruhan. Terkadang poros bisa menjadi melengkung ketika kita mencapai usia paruh baya. Hal ini dapat menyebabkan ereksi yang menyakitkan dan hubungan seksual yang sulit. Jika ini terjadi, dapat diobati dengan operasi. Dalam hal sensitivitas, memang benar bahwa penuaan mempengaruhi penis dengan membuatnya kurang sensitif. Namun, ini tidak terlalu mengganggu karena seiring bertambahnya usia, semua organ tubuh lainnya juga melemah tetapi tetap berfungsi tanpa gagal.

Tidak diragukan lagi, penuaan mempengaruhi penis tetapi itu adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari jika kita tidak merawat diri kita dengan baik. Sebelum terlambat, banyak hal yang akan berada dalam kendali kita dan kita dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi tingkat penuaan penis. Jika kita menjaga kesehatan kita, dan menjaga tubuh kita tetap fit dengan melakukan olahraga teratur dan menjaga pola makan kita, kita pasti bisa melawan gejala penuaan organ kita. Tidak hanya itu, kita juga dapat menjauhkan banyak gangguan dan kelemahan seksual jika kita merawat diri kita sendiri dengan baik.